Dashboard

Ruang kerja peneliti dan kontributor IDEAS.

DASHBOARD PENELITI

Selamat datang kembali,

Kelola publikasi, perbarui profil peneliti, dan pantau karya yang terhubung dengan akun Anda dalam satu halaman.
EXPERTISE

KONTAK

SOSIAL MEDIA

Total Publikasi
0
Publikasi terhubung dengan akun Anda
Published
0
Sudah tayang di website
Draft
0
Masih dalam proses penyusunan

Pending

0

Masih dalam proses approval

Publikasi Saya

Daftar publikasi yang terhubung sebagai penulis.

Search

2026_Januari_MBG-7
publish

Policy brief ini mengevaluasi implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai belum efisien karena menggunakan pendekatan universal. IDEAS berpendapat bahwa penerima manfaat justru terkonsentrasi di wilayah padat penduduk yang relatif tidak menghadapi persoalan gizi serius, sehingga alokasi anggaran menjadi kurang tepat sasaran.

IDEAS merekomendasikan reformasi MBG melalui geographical targeting, dengan memfokuskan program pada 169 daerah prioritas yang memiliki kerawanan pangan lebih tinggi. Pendekatan ini diproyeksikan mampu meningkatkan efektivitas program sekaligus mengurangi kebutuhan anggaran secara signifikan tanpa mengurangi dampak terhadap peningkatan gizi anak.

2026_Januari_MBG-6

Policy brief ini mengevaluasi implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai belum efisien karena menggunakan pendekatan universal. IDEAS berpendapat bahwa penerima manfaat justru terkonsentrasi di wilayah padat penduduk yang relatif tidak menghadapi persoalan gizi serius, sehingga alokasi anggaran menjadi kurang tepat sasaran.

IDEAS merekomendasikan reformasi MBG melalui geographical targeting, dengan memfokuskan program pada 169 daerah prioritas yang memiliki kerawanan pangan lebih tinggi. Pendekatan ini diproyeksikan mampu meningkatkan efektivitas program sekaligus mengurangi kebutuhan anggaran secara signifikan tanpa mengurangi dampak terhadap peningkatan gizi anak.

2026_Januari_MBG-5
pending

Policy brief ini mengevaluasi implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai belum efisien karena menggunakan pendekatan universal. IDEAS berpendapat bahwa penerima manfaat justru terkonsentrasi di wilayah padat penduduk yang relatif tidak menghadapi persoalan gizi serius, sehingga alokasi anggaran menjadi kurang tepat sasaran.

IDEAS merekomendasikan reformasi MBG melalui geographical targeting, dengan memfokuskan program pada 169 daerah prioritas yang memiliki kerawanan pangan lebih tinggi. Pendekatan ini diproyeksikan mampu meningkatkan efektivitas program sekaligus mengurangi kebutuhan anggaran secara signifikan tanpa mengurangi dampak terhadap peningkatan gizi anak.

2026_Januari_MBG-5
pending

Policy brief ini mengevaluasi implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai belum efisien karena menggunakan pendekatan universal. IDEAS berpendapat bahwa penerima manfaat justru terkonsentrasi di wilayah padat penduduk yang relatif tidak menghadapi persoalan gizi serius, sehingga alokasi anggaran menjadi kurang tepat sasaran.

IDEAS merekomendasikan reformasi MBG melalui geographical targeting, dengan memfokuskan program pada 169 daerah prioritas yang memiliki kerawanan pangan lebih tinggi. Pendekatan ini diproyeksikan mampu meningkatkan efektivitas program sekaligus mengurangi kebutuhan anggaran secara signifikan tanpa mengurangi dampak terhadap peningkatan gizi anak.

2026_Januari_MBG-8
publish

Policy brief ini mengevaluasi implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai belum efisien karena menggunakan pendekatan universal. IDEAS berpendapat bahwa penerima manfaat justru terkonsentrasi di wilayah padat penduduk yang relatif tidak menghadapi persoalan gizi serius, sehingga alokasi anggaran menjadi kurang tepat sasaran.

IDEAS merekomendasikan reformasi MBG melalui geographical targeting, dengan memfokuskan program pada 169 daerah prioritas yang memiliki kerawanan pangan lebih tinggi. Pendekatan ini diproyeksikan mampu meningkatkan efektivitas program sekaligus mengurangi kebutuhan anggaran secara signifikan tanpa mengurangi dampak terhadap peningkatan gizi anak.

2026_Januari_MBG-4
publish

Policy brief ini mengevaluasi implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai belum efisien karena menggunakan pendekatan universal. IDEAS berpendapat bahwa penerima manfaat justru terkonsentrasi di wilayah padat penduduk yang relatif tidak menghadapi persoalan gizi serius, sehingga alokasi anggaran menjadi kurang tepat sasaran.

IDEAS merekomendasikan reformasi MBG melalui geographical targeting, dengan memfokuskan program pada 169 daerah prioritas yang memiliki kerawanan pangan lebih tinggi. Pendekatan ini diproyeksikan mampu meningkatkan efektivitas program sekaligus mengurangi kebutuhan anggaran secara signifikan tanpa mengurangi dampak terhadap peningkatan gizi anak.

2026_Januari_MBG-6

Policy brief ini mengevaluasi implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai belum efisien karena menggunakan pendekatan universal. IDEAS berpendapat bahwa penerima manfaat justru terkonsentrasi di wilayah padat penduduk yang relatif tidak menghadapi persoalan gizi serius, sehingga alokasi anggaran menjadi kurang tepat sasaran.

IDEAS merekomendasikan reformasi MBG melalui geographical targeting, dengan memfokuskan program pada 169 daerah prioritas yang memiliki kerawanan pangan lebih tinggi. Pendekatan ini diproyeksikan mampu meningkatkan efektivitas program sekaligus mengurangi kebutuhan anggaran secara signifikan tanpa mengurangi dampak terhadap peningkatan gizi anak.

2026_Januari_MBG-7
publish

Policy brief ini mengevaluasi implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai belum efisien karena menggunakan pendekatan universal. IDEAS berpendapat bahwa penerima manfaat justru terkonsentrasi di wilayah padat penduduk yang relatif tidak menghadapi persoalan gizi serius, sehingga alokasi anggaran menjadi kurang tepat sasaran.

IDEAS merekomendasikan reformasi MBG melalui geographical targeting, dengan memfokuskan program pada 169 daerah prioritas yang memiliki kerawanan pangan lebih tinggi. Pendekatan ini diproyeksikan mampu meningkatkan efektivitas program sekaligus mengurangi kebutuhan anggaran secara signifikan tanpa mengurangi dampak terhadap peningkatan gizi anak.

2026_Januari_MBG-8
publish

Policy brief ini mengevaluasi implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai belum efisien karena menggunakan pendekatan universal. IDEAS berpendapat bahwa penerima manfaat justru terkonsentrasi di wilayah padat penduduk yang relatif tidak menghadapi persoalan gizi serius, sehingga alokasi anggaran menjadi kurang tepat sasaran.

IDEAS merekomendasikan reformasi MBG melalui geographical targeting, dengan memfokuskan program pada 169 daerah prioritas yang memiliki kerawanan pangan lebih tinggi. Pendekatan ini diproyeksikan mampu meningkatkan efektivitas program sekaligus mengurangi kebutuhan anggaran secara signifikan tanpa mengurangi dampak terhadap peningkatan gizi anak.